01 / 04Geser gambar, pilih pratinjau, atau gunakan tombol panah pada keyboard.
Badung Agro Techno Park
Laporan mengusulkan pendekatan bertahap yang menghubungkan budidaya kopi, kakao, bawang putih, bawang merah, dan cabai rawit dengan sortir, pengemasan, penyimpanan, edukasi, serta agrowisata. Tapak dan status lahan, komoditas utama, kapasitas, pengelola, serta model pendapatan belum dipastikan.
Kesiapan
Konsep awalBentuk kerja sama
Ditentukan setelah kajianDari tantangan menuju peluang
Lihat alasan pengembangan, pendekatan yang diusulkan, manfaat, dan komponen fasilitasnya.
Permasalahan
Potensi pertanian, perkebunan, dan wisata alam di Badung Utara memerlukan keterhubungan yang lebih kuat antara produksi, pengolahan, distribusi, serta akses pasar agar nilai tambah produk lokal berkembang.
Solusi
Mengembangkan pusat inovasi terpadu yang memadukan smart farming, pembibitan, pengolahan kopi, agrowisata edukatif, distribusi hasil, dan marketplace UMKM secara bertahap.
Manfaat
- Produktivitas dan nilai tambah produk lokal berpotensi meningkat.
- Petani dan UMKM memperoleh jalur promosi dan pasar yang lebih luas.
- Aktivitas edukasi dan agrowisata mendukung ekonomi wilayah.
Fasilitas yang diusulkan
- Lahan percontohan smart farming dan pusat pembibitan.
- Unit pengolahan kopi modern dan pusat distribusi hasil pertanian.
- Jalur trekking, coffee experience, serta stand dan marketplace UMKM.
Lihat juga
Lihat semuaIntegrated Smart Parking Canggu–Tibubeneng
Potensi layanan parkir terpadu dan mobilitas lanjutan di koridor Canggu–Tibubeneng, Kuta Utara.
- Kesiapan
- Identifikasi potensi
- Kerja sama
- Ditentukan setelah kajian
Sport Clinic and Wellness Tourism Center
Potensi layanan kedokteran olahraga, fisioterapi, pemulihan, dan wellness pada koridor aktivitas Canggu–Berawa.
- Kesiapan
- Konsep awal
- Kerja sama
- Ditentukan setelah kajian